Bahasa Indonesia SMA/MA
Media Pembelajaran & Sumber Belajar Bahasa Indonesia SMA/MA

Sabtu, November 07, 2026

Soal Latihan 1 Asesmen Akhir Semester Ganjil

 

Latihan 1

Soal Ujian Akhir Semester (UAS) Bahasa Indonesia Kelas X

Pilihlah satu jawaban yang paling tepat

 

Teks Laporan Observasi (Untuk Soal Nomor 1-4)

(1) Komodo atau Varanus Komodoensis adalah spesies kadal terbesar di dunia yang mendiami beberapa pulau di Indonesia, terutama Pulau Komodo, Rinca, Flores, dan Gili Motang. (2) Hewan ini telah dicanangkan sebagai satwa nasional karena statusnya sebagai spesies yang rentan punah dan endemik di wilayah tersebut. (3) Berat komodo dewasa dapat mencapai 70–90 kg dengan panjang rata-rata 2 sampai 3 meter. (4) Meskipun terlihat lamban, komodo adalah predator yang kuat dan memiliki air liur yang mengandung ribuan bakteri berbahaya. (5) Sudah menjadi rahasia umum bahwa daya gigit komodo lebih mematikan daripada daya gigit buaya.

1. Berdasarkan teks di atas, manakah yang merupakan fungsi utama dari Teks Laporan Hasil Observasi?

A. Memengaruhi pembaca agar ikut melestarikan komodo.

B. Menyampaikan ide-ide kreatif penulis tentang hewan langka.

C. Menyajikan informasi objektif berdasarkan pengamatan sistematis mengenai Komodo.

D. Menceritakan kisah perjalanan peneliti dalam menemukan Komodo.

E. Menyarankan tindakan perlindungan bagi habitat Komodo.

2. Teks LHO harus disajikan secara objektif. Manakah pernyataan berikut yang paling menunjukkan sikap objektif dalam penulisan?

A. Penulis menyertakan perasaannya saat melihat Komodo pertama kali.

B. Penulis menggunakan data kuantitatif yang berasal dari pengukuran lapangan.

C. Penulis lebih mengedepankan pendapat para ahli daripada pengamatan langsung.

D. Penulis menambahkan unsur dramatisasi agar pembaca lebih tertarik.

E. Penulis hanya menyajikan ciri-ciri yang dianggapnya unik dan menarik.

3. Kalimat yang menunjukkan bagian Definisi Umum atau Pernyataan Umum dari struktur LHO adalah nomor...

A. (1)

B. (2)

C. (3)

D. (4)

E. (5)

4. Kalimat yang mengandung Opini (bukan fakta hasil observasi murni) dalam teks LHO di atas ditunjukkan oleh nomor...

A. (1)

B. (2)

C. (3)

D. (4)

E. (5)

5. Perhatikan dua pernyataan berikut:

(I) Pohon Jati sangat cocok ditanam di daerah yang memiliki musim kemarau panjang.

(II) Diperkirakan pada tahun 2030, jumlah hutan yang tersisa di Pulau Jawa tidak lebih dari 5%.

Manakah pernyataan di atas yang dikategorikan sebagai Informasi Faktual dalam konteks LHO?

A. Hanya (I) karena menjelaskan karakteristik objek.

B. Hanya (II) karena menggunakan data perkiraan.

C. Keduanya karena berasal dari sumber penelitian.

D. Keduanya karena merupakan prediksi ilmiah.

E. Tidak ada, karena (I) adalah saran dan (II) adalah perkiraan.

6. Manakah di antara pernyataan berikut yang paling menunjukkan ciri Laporan Hasil Observasi yang faktual dan ilmiah?

A. Berisi penjelasan yang subjektif dan emosional penulis.

B. Berisi data yang hanya disukai oleh pembaca umum.

C. Berisi data hasil penelitian yang dapat dibuktikan kebenarannya.

D. Berisi anekdot dan kisah-kisah pengalaman pribadi.

E. Berisi interpretasi bebas penulis terhadap objek yang diamati.

7. Berdasarkan Teks Komodo di atas, istilah endemik pada kalimat (2) memiliki makna yang paling sesuai dengan...

A. Hewan yang berasal dari luar daerah.

B. Spesies yang hidup dan ditemukan hanya di wilayah tertentu.

C. Hewan yang bermigrasi setiap musim.

D. Kelompok hewan yang dilindungi oleh pemerintah.

E. Spesies kadal yang telah berevolusi.

8. Kata teknis yang lazim ditemukan dalam Teks LHO tentang lingkungan atau biologi adalah...

A. Estetika

B. Subjektif

C. Eksploitasi

D. Realita

E. Filosofi

9. Perhatikan paragraf berikut:

Penelitian menunjukkan bahwa terumbu karang di Indonesia semakin terancam. Kerusakan ini disebabkan oleh praktik penangkapan ikan yang merusak, pencemaran laut oleh limbah industri, dan juga pemanasan global. Para ahli konservasi memperingatkan bahwa jika kerusakan ini terus berlanjut, Indonesia akan kehilangan keanekaragaman hayati lautnya.

Gagasan pokok (informasi inti) dari paragraf di atas adalah...

A. Praktik penangkapan ikan yang merusak.

B. Ancaman dan penyebab kerusakan terumbu karang di Indonesia.

C. Perlunya peran ahli konservasi laut.

D. Dampak pencemaran limbah industri di laut.

E. Hilangnya keanekaragaman hayati laut Indonesia.

10. Manakah kalimat yang berpotensi menjadi Kalimat Utama dalam paragraf Deskripsi Bagian LHO?

A. Bunga anggrek memiliki berbagai warna, mulai dari ungu, putih, hingga merah muda.

B. Perawatan anggrek yang unik ini memerlukan media tanam berupa kulit kayu.

C. Selain dijadikan tanaman hias, beberapa jenis anggrek juga dimanfaatkan sebagai bahan baku kosmetik.

D. Phalaenopsis amabilis atau Anggrek Bulan adalah salah satu genus bunga anggrek yang paling populer di Indonesia.

E. Kebanyakan anggrek hanya bisa berbunga pada musim tertentu.

11. Dalam LHO yang membahas tentang tingkat polusi udara, data pendukung yang paling tepat untuk memperkuat informasi disajikan dalam bentuk...

A. Kisah inspiratif seorang aktivis lingkungan.

B. Tabel dan grafik hasil pengukuran kadar PM2.5.

C. Opini masyarakat tentang dampak polusi.

D. Puisi tentang kabut asap.

E. Sejarah penemuan alat pengukur polusi.

 

(DUA JAWABAN BENAR)

12. Manakah kalimat berikut yang menggunakan Frasa Nomina yang tepat?

A. Para peneliti sedang memproses data di laboratorium.

B. Hasil penelitian ini akan dipublikasikan bulan depan.

C. Hewan ini memiliki bulu yang sangat halus dan tebal.

D. Kadar oksigen di lingkungan perkotaan cenderung menurun.

E. Ia membuat laporan hasil observasi dengan cermat.

(DUA JAWABAN BENAR)

13. Manakah kalimat berikut yang merupakan contoh Kalimat Deskripsi dalam LHO?

A. Penyu hijau merupakan salah satu jenis penyu laut yang dilindungi.

B. Kulitnya berwarna hijau zaitun dengan sedikit bercak hitam.

C. Jari-jari kakinya berselaput dan berfungsi sebagai dayung.

D. Penyu memiliki sistem navigasi yang luar biasa saat bermigrasi.

E. Habitat penyu adalah perairan tropis dan subtropis.

14. Kalimat definisi yang paling tepat untuk digunakan sebagai pembuka dalam Teks LHO tentang "Mangrove" adalah...

A. Mangrove sangat indah dan harus selalu dijaga.

B. Mangrove adalah sebutan umum bagi formasi hutan yang tumbuh di wilayah pasang surut air laut.

C. Pohon mangrove dapat mencapai ketinggian yang luar biasa.

D. Keberadaan mangrove menunjukkan bahwa laut kita sehat.

E. Mangrove seharusnya ditanam oleh semua komunitas pesisir.

15. Perhatikan penggunaan kata hubung (konjungsi) pada kalimat-kalimat berikut:

(I) Kucing adalah hewan karnivora serta mamalia yang memiliki gigi taring kuat.

(II) Burung tersebut meskipun telah jinak tetapi tetap memiliki naluri liar.

(III) Tanaman itu layu karena tidak mendapatkan cukup sinar matahari.

(IV) Felis catus merupakan nama ilmiah dari kucing domestik.

Kalimat yang menggunakan konjungsi penambahan dan sebab-akibat secara berturut-turut adalah nomor...

A. (I) dan (II)

B. (I) dan (III)

C. (II) dan (III)

D. (III) dan (IV)

E. (I) dan (IV)

16. Kata yang dominan termasuk dalam kategori Verba (Kata Kerja) dalam Teks LHO adalah...

A. Pengamatan, laporan, data, fakta.

B. Melakukan, menunjukkan, meneliti, mengklasifikasikan.

C. Hijau, besar, informatif, objektif.

D. Kemudian, lalu, dengan, di.

E. Ekosistem, habitat, biota, konservasi.

17. Di kebun raya, kami mengamati __ yang memiliki daun lebar dan menjuntai. Kata yang paling tepat untuk mengisi rumpang agar menjadi Frasa Nomina yang spesifik dan informatif adalah...

A. pohon besar

B. menanam pohon

C. pohon beringin tua

D. sangat menjuntai

E. sedang tumbuh

18. Urutan langkah-langkah penulisan LHO yang paling logis dan sistematis adalah...

A. Melakukan observasi → Menentukan objek → Menulis draf → Merevisi → Menganalisis data.

B. Menentukan objek → Menyusun jadwal → Melakukan observasi → Menganalisis data → Menyusun teks.

C. Menganalisis data → Menentukan objek → Melakukan observasi → Menyusun teks → Merevisi.

D. Menyusun jadwal → Menentukan objek → Menganalisis data → Menulis draf → Melakukan observasi.

E. Menentukan objek → Menulis draf → Menganalisis data → Melakukan observasi → Menyusun teks.

19. Dari topik berikut, manakah yang paling objektif dan layak untuk dijadikan objek LHO?

A. Keunikan dan keseruan bermain gim daring saat malam hari.

B. Sejarah misterius Candi Prambanan dan legenda di baliknya.

C. Pengaruh media sosial terhadap tingkat kebahagiaan remaja.

D. Karakteristik fisik dan pola hidup kera ekor panjang di Hutan Lindung A.

E. Betapa pentingnya belajar Bahasa Indonesia bagi masa depan.

20. Judul LHO yang paling efektif, informatif, dan sesuai kaidah penulisan ilmiah adalah...

A. Observasi tentang Ikan-ikan yang Ada di Laut.

B. Mengapa Kita Harus Melindungi Satwa Langka?

C. Karakteristik Morfologi dan Klasifikasi Bunga Rafflesia Arnoldii.

D. Laporan Pengamatan Saya Mengenai Tumbuhan di Halaman Sekolah.

E. Sangat Penting untuk Menjaga Kebersihan Lingkungan Kita.

 

Teks Anekdot (Untuk Soal Nomor 21-23)

SEPATU BARU MENTERI

(1) Seorang menteri datang ke acara peresmian bendungan baru. (2) Ia mengenakan sepatu kulit baru yang mengilap, harganya jutaan. (3) Saat sedang berjalan di area berlumpur, tiba-tiba seorang petani berteriak, "Pak Menteri! Hati-hati, sepatu Bapak kotor!" (4) Menteri itu tersentuh dengan perhatian petani dan menjawab, "Terima kasih, Bapak. Tapi tidak apa-apa, ini hanya lumpur." (5) Petani itu membalas, "Bukan, Pak. Maksud saya, lumpur itu kotor! Kotoran sepatu Bapak yang mahal itu bisa mengotori lumpur saya yang bersih!" (6) Menteri itu terdiam, lalu tertawa kecil.

21. Ciri khas yang paling membedakan teks anekdot dari cerita lucu biasa (humor) adalah...

A. Tokohnya selalu orang biasa dan terjadi di tempat umum.

B. Menggunakan majas perbandingan dan kata-kata arkais.

C. Struktur ceritanya sangat kaku dan tidak fleksibel.

D. Isinya mengandung kritik terhadap tokoh publik atau masalah publik.

E. Selalu diakhiri dengan tawa yang berlebihan dari tokoh utama.

22. Kalimat yang menunjukkan bagian Krisis (munculnya masalah atau kekonyolan) dalam Teks Anekdot di atas adalah nomor...

A. (1) dan (2)

B. (3)

C. (4)

D. (5)

E. (6)

23. Bagian Orientasi dan Reaksi dalam Teks Anekdot di atas secara berturut-turut ditunjukkan oleh kalimat nomor...

A. (1) dan (6)

B. (2) dan (4)

C. (3) dan (5)

D. (1) dan (5)

E. (2) dan (6)

24. Dalam Lawakan Tunggal (Stand-up Comedy), bagian cerita yang berfungsi membangun konteks dan suasana agar penonton siap tertawa disebut...

A. Punch Line

B. Set Up

C. Closing Statement

D. Call to Action

E. Body Language

25. Kritik sosial yang paling dominan dan tersirat dalam Teks Anekdot "Sepatu Baru Menteri" adalah...

A. Petani tidak tahu sopan santun terhadap pejabat negara.

B. Pejabat seharusnya tidak menggunakan barang yang mahal.

C. Pejabat terlalu fokus pada hal mewah dan abai pada lingkungan sederhana rakyat.

D. Lumpur di desa lebih bersih daripada lumpur di kota.

E. Menteri harus menanggapi setiap kritik dengan tertawa.

26. Jika seorang komika mengatakan, "Negara kita unik. Banyak aturannya, tapi lebih banyak yang pura-pura tidak tahu aturannya. Kalau semua ikut aturan, nanti kantor polisi sepi, kan tidak seru!" Kritik yang ingin disampaikan adalah...

A. Tingginya biaya pembangunan kantor polisi.

B. Budaya masyarakat yang suka melanggar aturan dan hukum yang lemah.

C. Aturan negara dibuat terlalu banyak dan membingungkan.

D. Masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang kreatif dan selalu menemukan solusi.

E. Kantor polisi seharusnya memiliki lebih banyak aktivitas di luar penegakan hukum.

27. (C4) Perbedaan utama antara Lawakan Tunggal (Monolog Lawakan) dan Anekdot adalah...

A. Anekdot harus menceritakan pengalaman pribadi, Lawakan Tunggal tidak.

B. Anekdot wajib memiliki struktur yang sangat kaku, Lawakan Tunggal lebih bebas.

C. Anekdot fokus mengkritik tokoh publik, Lawakan Tunggal fokus mengkritik situasi sehari-hari.

D. Anekdot memiliki tokoh nyata (meski samar), Lawakan Tunggal tokohnya fiktif.

E. Anekdot lebih menekankan kelucuan naratif, Lawakan Tunggal lebih mengutamakan teknik verbal (punchline).

 

28. Objek atau pihak yang paling jelas dikritik dalam Teks Anekdot "Sepatu Baru Menteri" adalah...

A. Petani di daerah tersebut.

B. Kondisi bendungan yang berlumpur.

C. Seluruh masyarakat Indonesia.

D. Gaya hidup pejabat yang kontras dengan rakyat.

E. Perancang sepatu kulit mahal.

29. Manakah pernyataan yang merupakan kritik sosial yang lebih akurat dan mendasar terhadap sistem pendidikan di Indonesia?

A. Sekolah hari ini terlalu fokus pada seragam yang mahal, tidak pada ilmu.

B. Kurikulum sering ganti, sama seperti ganti playlist lagu di handphone.

C. Sekolah lebih mementingkan nilai ujian daripada pembentukan karakter siswa.

D. Guru-guru di Indonesia kurang mahir menggunakan media sosial sebagai alat mengajar.

E. Kantin sekolah menjual makanan yang tidak terlalu enak dan sehat.

30. Jika seorang komika menyindir, "Lampu merah di persimpangan itu cuma pajangan. Tidak ada yang peduli, jadi dia kesepian dan memilih mati saja." Gaya penyampaian kritik yang digunakan adalah...

A. Perbandingan (Komparasi)

B. Personifikasi (Menganggap benda mati bertingkah seperti manusia)

C. Repetisi (Pengulangan)

D. Ironi (Menyatakan yang sebaliknya)

E. Metafora (Perumpamaan tidak langsung)

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar