Bahasa Indonesia SMA/MA
Media Pembelajaran & Sumber Belajar Bahasa Indonesia SMA/MA

Minggu, November 29, 2015

Kata Baku,Tidak Baku & Kata Serapan

Kata Baku dan Tidak Baku serta Kata Serapan

Materi Lengkap, Contoh Soal, dan Pembahasan

Pengertian Kata Baku

Kata baku adalah kata yang penulisannya sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang benar berdasarkan PUEBI (Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia) dan tercantum dalam KBBI. Kata baku digunakan dalam situasi resmi, seperti tulisan ilmiah, surat dinas, laporan, dan bahan ajar.

Sebaliknya, kata tidak baku adalah kata yang penulisannya menyimpang dari kaidah yang berlaku atau dipengaruhi oleh kebiasaan lisan dan bahasa asing.


Latihan Awal: Mengenali Kata Baku

Coretlah pasangan kata berikut yang kamu anggap tidak baku.
(Kata baku berada di sebelah kiri.)

  • Apotek – apotik
  • Atlet – atlit
  • Cenderamata – cinderamata
  • Konkret – konkrit
  • Sistem – sistim
  • Telepon – tilpon
  • Pertanggungjawaban – pertanggung jawaban
  • Utang – hutang
  • Pelanggan – langganan
  • Hakikat – hakekat
  • Kaidah – kaedah
  • Dipersilakan – dipersilahkan
  • Anggota – anggauta
  • Pihak – fihak
  • Disahkan – disyahkan
  • Lesung pipi – lesung pipit
  • Mengubah – merubah
  • Mengesampingkan – mengenyampingkan
  • Kualitas – kwalitas
  • Universitas – university
  • Teater – theatre
  • Struktur – structure
  • Monarki – monarkhi
  • Devaluasi – defaluasi
  • Abstrak – abstrac
  • Kultur – culture
  • Deputi – deputy
  • Sekuriti – security
  • Aktivitas – aktifitas
  • Relatif – relative
  • Repertoar – repertoire
  • Teknologi – tekhnologi / technologi
  • Elektronik – electronik
  • Direktur – director
  • Konduite – kondite
  • Akuarium – aquarium
  • Kongres – konggres
  • Hierarki – hirarkhi
  • Aksi – action
  • Psikiatri – psychiatry
  • Grup – group
  • Rute – route
  • Institut – institute
  • Aki – accu
  • Taksi – taxi
  • Sekadar – sekedar
  • Memesona – mempesona
  • Imbau – himbau
  • Berpikir – berfikir
  • Nasihat – nasehat
  • Terempas – terhempas
  • Pukul 19.30 WIB – jam 19.30 WIB
  • Standardisasi – standarisasi
  • Objek – obyek
  • Sportivitas – sportifitas
  • Sportif – sportip
  • Aktif – aktip
  • Pengkreditan – pengreditan
  • Mengkreditkan – mengreditkan
  • Antarnegara – antar negara
  • Pascapanen – pasca panen
  • Dasawisma – dasa wisma
  • Pancaroba – panca roba

Kesimpulan:
Kata-kata yang benar (baku) adalah kata-kata di sebelah kiri.


Contoh Soal dan Pembahasan

Contoh 1

Bacalah paragraf berikut!

Mulai bulan Nopember saya bekerja di sebuah apotik di Pasar Baru. Selama enam bulan bekerja saya tidak pernah minta ijin.

Penulisan kata baku yang tepat adalah ….

A. November, apotek, izin
B. November, apotik, izin
C. November, apotek, ijin
D. Nopember, apotek, izin
E. Nopember, apotik, izin

Kunci Jawaban: A

Pembahasan:
Penulisan yang sesuai PUEBI adalah November, apotek, dan izin.


Contoh 2

Penulisan kata serapan yang benar terdapat pada kalimat …

A. Para atlit Jawa Barat siap bertanding di PON.
B. Perpolitikan di Indonesia memiliki standard ganda.
C. Sistem kampanye pemilihan presiden putaran kedua diubah.
D. Ia membeli obat di apotik.
E. Texs bacaan itu tidak sesuai isinya.

Kunci Jawaban: C

Pembahasan:

  • atlit → atlet
  • standard → standar
  • apotik → apotek
  • texs → teks

Latihan Soal

Soal 1

Menurut saya, model kampanye itu harus dirobah lebih ilmiah, supaya rakyat yang bakal memilih partai ikut kebawa pandai.

Kata baku yang tepat adalah …
Jawaban: B (diubah, akan, terbawa)


Soal 2

Kalimat yang menggunakan kata tidak baku terdapat pada nomor …
Jawaban: B (2 dan 3)
(kata sekedar seharusnya sekadar)


Soal 3

Penulisan kata baku yang tepat adalah …
Jawaban: C
(fotografer, profesional, kualitas, foto)


Soal 4

Kalimat yang menggunakan kata baku ialah …
Jawaban: E
(risiko adalah bentuk baku)


Soal 5

Penulisan unsur serapan yang benar terdapat pada kalimat …
Jawaban: B
(mengubah adalah bentuk baku)


Penutup

Memahami perbedaan kata baku, tidak baku, dan kata serapan sangat penting dalam meningkatkan kualitas tulisan, terutama untuk keperluan akademik dan profesional. Biasakan merujuk KBBI dan PUEBI agar penggunaan bahasa Indonesia tetap tepat dan efektif.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar