Berikut contoh-contoh teks negosiasi kontekstual
1. Negosiasi Harga Barang di Pasar Tradisional / Toko Online
Konteks: Toko Online di Marketplace
Pembeli : Kak, apakah harga sepatu ini masih bisa diturunkan?
Penjual : Saat ini harganya sudah promo, Kak.
Pembeli : Kalau saya membeli dua pasang, apakah bisa mendapatkan potongan tambahan?
Penjual : Baik, kalau dua pasang saya beri potongan sepuluh persen.
Pembeli : Baik, saya setuju. Saya langsung checkout sekarang.
Penjual : Siap, terima kasih atas pesanannya.
Hasil : Negosiasi berhasil karena kedua pihak mencapai kesepakatan.
Baca Pengertian teks Negosiasi
2. Negosiasi Izin Kegiatan dengan Orang Tua / Pihak Sekolah
Konteks: Izin Mengikuti Lomba di Luar Sekolah
Siswa : Pak, saya ingin meminta izin mengikuti lomba debat antar sekolah.
Guru : Kapan kegiatan itu berlangsung?
Siswa : Hari Jumat sampai Sabtu, Pak. Saya sudah menyiapkan surat izin dan akan tetap mengumpulkan tugas tepat waktu.
Guru : Jika begitu, saya izinkan dengan catatan tidak mengganggu pelajaran.
Siswa : Baik, Pak. Terima kasih.
Hasil: Negosiasi berhasil karena siswa menyertakan solusi dan komitmen.
3. Penyelesaian Konflik dalam Kelompok Belajar atau Pertemanan
Konteks: Pembagian Tugas Kelompok
Alya : Aku merasa tugas presentasi terlalu berat kalau dikerjakan sendiri.
Riko : Aku bisa membantu bagian materi, tapi tidak bisa membuat slide.
Alya : Tidak masalah. Aku buat slide, kamu susun materi dan contoh soal.
Riko : Baik, aku setuju. Kita bagi seperti itu saja.
Alya : Sip, terima kasih.
Hasil: Negosiasi berhasil karena terjadi pembagian tugas yang adil.
4. Negosiasi dalam Pengambilan Keputusan Keluarga
(Destinasi Liburan)
Anak : Ayah, aku ingin liburan ke pantai.
Ibu : Ibu lebih memilih ke pegunungan karena lebih sejuk.
Ayah : Bagaimana kalau kita ke tempat wisata yang ada pantai dan pegunungannya?
Anak : Kalau begitu aku setuju, Ayah.
Ibu : Ibu juga setuju.
Hasil: Negosiasi berhasil dengan solusi kompromi.
5. Negosiasi Hak dan Kewajiban dalam Tim Proyek
Konteks: Proyek Pembuatan Video Kelompok
Ketua Tim : Kita perlu membagi tugas agar proyek selesai tepat waktu.
Anggota 1 : Saya bisa mengedit video, tapi tidak bisa menjadi narator.
Anggota 2 : Saya bersedia menjadi narator, asal tidak mengedit.
Ketua Tim : Baik, berarti edit video oleh Anggota 1 dan narasi oleh Anggota 2. Saya akan menyusun konsep.
Semua : Setuju.
Hasil: Negosiasi berhasil karena hak dan kewajiban disepakati bersama.
Catatan Pembelajaran
Dari kelima contoh tersebut, dapat disimpulkan bahwa:
- negosiasi membutuhkan komunikasi yang sopan dan terbuka,
- keberhasilan negosiasi ditentukan oleh kemauan berkompromi,
- bahasa yang persuasif dan solusi yang realistis memperbesar peluang kesepakatan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar